Diantara nikmat yang sering kita tidak sadari itu adalah nikmat Allah menyelamatkan kita dari banyak kerugian. Kalau keuntungan mungkin kita tau karena berwujud, tapi kalau kerugian kita sering kali tidak tau karena tidak berwujud. kalau berwujud berati sudah rugi, kalau dihindarkkan dari kerugian pasti tidak akan ada wujudnya, misalnya dihindarkan dari jatuh, berati tidak ada lecetnya. kalau lecet berati jatuh, kalau tidak lecet berati tidak jadi jatuh. Nah ini kan berati tidak berwujud . karena tidak berwujud sering kali kita tidak sadar kalau itu nikmat dari Alloh.
Tapi kita harus belajar yakin itu sering terjadi dalam hidup kita. baik itu lecet fisik ataupun lecet hati. Berat karena kalau sudah berasa dihati kita berati ada masalah. kadnag-kadang Allah menyelamatkan kita dari kekecewaan, dari marah, dari sakit hati, itu kan tidak ada wujudnya karena kita diselamatkan, yakin bahwa sesungguhnya itu juga nikmat dari Allah makanya harus tetap bersyukur walaupun kita kadang tidak bisa menghitung nikamat Allah. karena memang gak mungkin menghitung nikmat Allah. Semisal, apakah ada dari kita yang bisa menghitung jumlah tetes air hujan ketika turun hujan?, itu hanya satu nikmat hujan saja. Bisa tidak menghitung tetes air hujan ketika lagi musim hujan misal, satu jam ada berapa tetes ? tidak ada yang bisa hitung. itu saja tidak sanggup apa lagi nikmat-nikmat yang lebih besar.
Nah jadi tetap walaupun kita tidak sadar nikmat Allah apa, tapi kita bukan dengan logika, hidup sekarang gini gini aja, logikanya, kok kita berirman sebenernya gak gini-gini aja. Hidup kita mesti lebih parah dari ini. Hidup kita harusnya banyak masalah cuman sebagian besar masalah sudah Allah hindarkan, sudah Allah selamatkan kita dari masa-masa itu. cuman dikasih sebagian kecil sebagai pengingat buat kita.
Kadang-kadang kalau tidak dikasih masalah sama sekali kita suka jauh dari Allah, kan Allah kangen, diantara hadist kangennya Allah kepada kita itu Allah kalau kangen kepada hambanya dikasih ujian hamba yang kaya gimana? hamba yang kalau tidak dikasih ujian tidak deket sama Allah. Sehinga ketika Allah kangen sama kita yang tidak dekat sama Allah, suka lupa sama Allah, Allah kasih ujian yang insyaallah masih ketahan sama kita, karena Allah tidak mau kasih kita ujian yang mencelakai kita kalau itu terjadi namanya bukan ujian, tapi namanya azab. Dan insyaallah orang beriman tidak dapat itu, yang dapat seperti itu kelas nya Fira'un, Qorun, Namrud, Abu Jahal, Abu Lahab. Tapi kalu kelas orang muslim yang sudah beriman cuman tida soleh soleh amat insyaallah yang dikasih bukan azab yang dikasih adalah ujian.
kenapa Allah kangen dengarin curhat kita disepertiga malam? Allah kangen ngeliatin kita menangis dan manja kepad allah. Allah kangen kita bangun tengah malam atau sepertiga malam berdoa kepada-Nya. Allah kangen kita pergi dan sujud dengan-Nya. kadang kadang sujudnya setengah jam saking lagi berserah diri kepada Allah. Dia kangen makanya dikasih ujian dikit, tapi ujian yang dikasih kekita itu sedikit dibanding yang Allah hindarkan dari kita. Tapi mana buktinya dihindarkan? kalau ada buktinya namanya bukan dihindarkan, kalau sudah wujud namanya kena kalau gak kena pasti gak ad wujudnya.
Terus bagaimana kita tau? kita mungkin tidak tau tapi kita bisa meyakininya, iman. makanya yang dipakai bukan logiaka tapi juga iman. karena Allah SWT menyelamatkan kita siang dan malam. Setiap hari Allah sibuk menyelamatkan kita, salah satu tafsir dari kalimat tsb adalah Allah sibuk menyelamatkan kita. setiap hari sibuk menyelamatkan fulan-fulan sebnayak jumlah manusia, sebanyak itulah yang Allah selamatlkan. Bukan cuma mukmin, bahkan orang kafir kadang Allah selamatkan, cuman didunia, kalau diakherat beda lagi ceritanya. Kalau didunia rahmat Allah semuanya dikasih, baik kepada mukmin ataupun kepada yang tidak mukmin dikasih rahmat Allah didunia. Tapi di akherat hanya berlaku bagi orang-orang beriman.
kenpa orang yang tidak beriman kok dikasih rahmat Alllah di dunia?, karena disisi Allah dunia itu kecil, tidak terlalu berharga, makanya dikasih semuanya. Akherat itu beraharga makanya dikasih buat yang Allah sayangi, yang Allah pilih saja yaitu ornang beriman, jadi jangan sampe kita berfikir Allah itu kayaknya tidak fear, kok orangtidak beriman dikasih rahmat didunia? karena dunia gak terlalu berharga disisi Allah. Seandainya dunia itu ada harganya walaupun sebelah sayap nyamuk tidak akan Allah kasih tuh dunia kecuali pada orang beriman, tapi berhubung lebih ringan dari sebelah sayap nyamuk makanya dikasih kepada semua hambanya.
Ibaratnya kalau kita ngasih kayak ngasih, lagi jalan naik angkot misalnya naik angkot terus sama istri nih, naik angkot berdua. Terus naik angkot, harga angkotnya misal 3000 dan kasih saja 5000. karena dua ribu yang kita kasih tidak mungkin istri kita komplain. kemaren aku minta gak dikasih, gak akan mungkin kan. kenapa cuman 2000, tpi cobalah seratus ribu, beda tuh karena dia suatu yang ringan maka tidak perlu komplain, 2000 doang saya juga dikasih lebih dari itu. Harusnya kita sadar bahwa dunia itu 2000 an. buat dunia itu cuman 2000 an tak terlalu berhargalah. walaupun tetep butuh tidak berharga juga butuh.
Sehingga ketika ada orang yang tidak beriman dikasih 2000an, kita yg beriman jangan sirik, ah mending saya tidak beriman kalau seperti itu, ternyata tidak beriman dapat banyak,tidak banyak cmn 2000an, nah kita mah dikaish lebih dari itu, cuman yang diliat 2000nya bukan yang ratusan ribunya. Ini artinaya kita tetep belajar bersyukur kepada Allah walaupun kita gak sadar nikmat Allah itu apa. kita tidak bisa ngitung dengan logika kita. tidak akan bisa dihitung dengan logika, tapi kita masih punya logika iman. Setiap hari itu Allah kasih nikmat buat kita setiap hari itu Allah menyelamatkan kita dari banyak masalah . Setiap hari bukan pernah tuh dulu Allah nylametin kamu, bukan seperti itu malah tiap hari diselamatin.
Kita ada orang yang kadang-kadang nyelamatin kita dari satu musibah, itu kan berjasa dan kita kayak nginget seumur hidup,dianggep kaya orang yang paling berjasa dalam hidup kita.kamu hampir putus gara gara dia gak jadi putus,nyambung lagi. Berati dia paling berjasa kalau bukan karena dia sudah putus tuh, kalau bukan gara gara dia sudah ceria nih. Alhamdulillah gara-gara si fulan gara gara temen saya, gara gara ortu. kita yang tadinya yang hampir bercerai gak jadi bercerai, berarti dia tuh sangat berjasa dalam hidup kita.
Allah menyelmatkan kita dari hal seperti itu setiap hari. kalau yang belum menikah setiap hari Allah menyelamatkan kita dari zinah apalagi kita hidup di zaman fitnah, apalagi kita hidup di kota besar, yang fitnahnya lebih besar dari pada di desa . Dengan mudah kita bisa terjerumus kedalam dunia dunia seperti itu, mudah banget. Tapi setiap hari diselamatkan, besok diselamatkan, lusa diselamatkan. walaupun sering kali Allah menyelamatkan kita. kitanya aja yang tidak mau diselamati.
sudah jatuh Allah selamatkan dari apa? dari makin terpuruk, kadang kadang jatuh ketiban tangga nih, jatuh saja tidak ketiban tangga, Allah selamatkan, kalau tidak diselamatkan 100% minimal diselamatkan sebagianya. supaya kita gak benar benar hancur, itu sering. yang pernah merasakan masa masa kelam, dimasa lalunya, harusnya kan seketika kita dulu kaya gitu kita sudah mungkin sudah mati kali yah.
yang sering tawuran misalnya yang sering tarung dijlan alasannya alasan sepele gitu. waktu itu ada tawuran belajar,pada baawa golok, smurai,celurut segala macam. kaget waktu itu karena plat D agak bahaya , dijakarta soalnya. langsung kita giman plat D masa mau ditutup pake tangan gak mungkin mobil. akhirnya lahaula aja coba bayangkan mungkin sebagian kita pernah mengalami masa kaya gitu dan mungkin lebih parah. yang kaya gtitu mungkin sudah jadi saarapanlah atuau makan siang yg seperti itu. sering kenapa masih bisa selamat dan sekarang duduk di masjid kalau bukan karena allah menyelamatkan kita. jadi kalau ada cerita ke saya tentang pengalaman masa lalu yang luar biasa kelam. saya bukan takjub kedia. takjub ke alllahnya. bukan takjub karena dia bisa berhijrah, takjub karena allah menyelamatkan dia dan menghijrahkan dia.
sehingga ketika dengar cerita kaya gt yang kita ucapkan adalah masyaalloh , alhamdulillah bukan wah hebat lo ya, dulu pernah bunuh orang pernah gini pernah gt semua dosa pernah dilakaukan. itu gak perlu bangga karena kalau dia gakj diselamatkan allah dulu sudah celaka dengan dosa2 itu. tapi karena allah selamatakan allah, akhirnay dia beri kesempatan, bikin dosa dibiarin sama allah, bikin dosa dibiarin, bukan dibiari berbuat dosa. dibiarkan biar kembali kpd alllah, dikasih kesempatan, dan itu gak cuman sehari. bertahun tahun kita spt itu masih aja alllah biarkan. maih alllah kasih kesempatan iini artinyba temen temen benar . setiap hari tuh allah selalu menjaga kita, setiap hari itu allah selalu nyelamatin kita dari banyak masalah, kalau yang sudah menikah mungkin dihari-hari pertama atau taun2 pertama. penglaman pernikahan.
ada sedikit pengalaman biasanya orang yang menikah biasa ujiannya 3 tahun pertama. klalau dia bisa melewatkan masa 3 tahun pertama insyaalloh agar lebih mudah kedepannya. 3 tahun pertama ini paling berat. apalagi kalau nikahnya tidak pacaran, kalau pacaran ujiannya sudah sebelum nikah sudah banyak ujian, pas sudah nikah ya sudah selesai. bukan sudah selesai ujian sudah hambar aja. sudah plain. untung yah untung alhamdulillah gak pake pacaran soalnya pacaran diputusin melulu, jadi yang sudah pacaran lama pas sudah nikah eh kita mau ngapain aja kayaknya sudah semua, bulan madu juga dulu sudah sering.
kan sudah agak plain gtu kan, tapi yang belum pacaran nikah jadi kayak bener2 baru pacaran cuman cuman ada konsekuiensi lain yang dijadikan semacam ujianlah biar sabar. masa2 adaptasi masa2 saling mulai mengerti. oh ternyata km kayak gini dan sebagai macam. apalagi yang baru nikah LDR an kan berat tuh.
nikah LDR an, Pacaran LDR an aja berat, pacaran LDR an aja berat apalagio nikah LDR an, kenapa pacaran ituy kan masih banyak pantangan. nikah kan masih banyak ibadahnya. tapi gak boleh padahal kyak gman. gak sengsara tuh. merana kan. harusnya boleh tapi gak boleh, yang tadinya gak boleh aja sengara apalagi yang sudah boleh. nah ini artinya setiap hari dalam tahun2 pertama pernikahan kita bisa aja mengatakan sudah deh kamu gak usah talak, apalagi laki2 kalau gak ssabar dikit kelaur kata talak kalau sudah keluar gak bsa ditarik, walupoun cuman guyon ttpo kena, guyon aja kena apalagi serius.
waktu itu sedang dikuasai amarah. emang ada cerai ada yng dalam keadaan nyaman. eh kita talak yuk. yang namanya cerai pasti marah, jadi gak ada istilah tuh marah tuh talak jadi gak berlaku. gak berlaku talak itu kalau smape hilang akal. tapi rata2 kita masih berakal walau masih marah jg. karna ad org marah kmudian dia jadi kayak orang gila, karena marahnya kita hilang akal. tapi kalau masih berakal, masih bisa berfikir yang namanya cerai gak ada yang marah, namanya cerai pasti marah.
Say aku talak kamu, hehhe. gak ada ... sudah talak manggilnya say, sudah gtu pake emot yng love, tapi talak, kan aga klise, gak ada pasti emotnya berderai2 atau haitnya terbelah kan gt ya. lagi rame soalnya tuh yg seperti itu. ini artinya bahwa yang namanya talak gak ada nyamanya. pasti lagi marah dan tetap berlaku . kalau gak allah gak membimbing lisan kita, mungkin hari ke 2 sudah talak, kalau allah gak bimbing hati kita mungkinsudah talak paada bulan pertama.
sebetulnya kalau dengan logika iman, harusnya kita yaki setiap hari itu allah pasti menyelamatkan kita, cuman karena sudah diselamatkan jadi tdk ketahuan kalau gak diselamatin ketahuan. mau tadi mau jatuh dijalan naik motor nih, keserempet harusnya jatuh, tp gak jadi keserempet atau keserempet dikit gak jatuh. kan suka lupa kita yang seperti itu, kalau sudah jatuh ingat.
kan saya tadi sudah baca biosmilalh kenapa masih jatuh, tapoi kalau gak jatuh kita lupa kalau perjalanan kita dilindungi oleh allah sehingga kalau sudah sampai bilang alhamdulilah, jadi banyak kita yg gak bisa hitung karena tidak terjadi. kenapa tidak terjadi? allah yang menyelamatkan kita. sehingga tetep wlaupun ttep kita gak ngerasain bilang aja lhamdulilah setiap hari aja seperti itu. karena gak ada ruginya juga kita ngomong alhamdulilah. satu2nya kat yng rugi disebut cuman nama2 allah. kadang ketika kita ngobrol sam temen atau lgi kenalan di kampus atau kelas atau anak baru. kan dipanggil dipanggil guru 1 1 ktika dipanggil nama siapa gtu. kita sendiri nih pas nama itu disebut kita langsung meriang. kamu knepa itu nama mantan saya bu. sampe namanya jalan itu ya bikin ke geeran sendiri.
satu2 namanya nama yang gak ada rugi disebut adalah nama allah ke dua nama muhammad. maka gak aad arugi kita sebut masya allah.
sehingga nabi bilang ketika setiap orang yang menyebut kata ada nama allah maka diberkahi. dan segala sesuatu yang didalamnya tidak ada nama allah maha tercabutlah kebaikannya.jadi gak ada rugi sehingga sampe nama orang aja yang paling baik itu ada abdullah sama abdurrahman, walaupun manggilnya dul, el, tapi tetep namanya bagus nih. abdullah abdurrahman. panjangan prolognya. ada hubungannya kalau allah nama kita allah kasih kita ujian makanya jangan bikin allah ngasih kita ujian kalau kangen, tapi ngaih kita nikmat, kenapa allah kasih kita nikmat,? soalnya kita sudah biasa gak diuji juga juga ttp setiap malam itu curhat sama allah bukan pas lagi maslah doang baru curhat.
kalau pas masalah doang baru curhat berati psa kita lgi normal kita lama tuh gak ketemu allah. gak pernah miscall alah, gak pernah curhat, gak pernah dm, kan allah kangen nih. kenapa nih kok dia gak pernah DM saya kok gak pernah miskol saya. padahal onlinenya sering loh. tapi kok gak pernah kesaya onlinnya. sama siapa nih onlinya. kan allah suka kangen sama hambanya, walau ini dengan analogi sosmed. tapi allah perhatian banget sama hambanya. alllah nungguin kita datang. setelah sekian lama kita cuek sama allah tiba2 kita baru niat mau datang duh dah lama juga saya belum japri allah.
baru kya gtu belum diketik baru niat doang alllah sudah bahagia. alloh kok baik banget sama kita, seolah2 butuh kita padahal gak sama sekali loh. alloh itu gak putus kpeada siapapun hambanya. gak butuh sama sekali, tapi seolah2 tuh allah yang butuh sama kita, saking baiknya allah. sangat pengen deket sama hambanya itu allah dah lama pergi nih, sibuk dengan semua orang dijapri, semu orang dichat sampe tenagh malam sama org lain tpi allh gak pernah dijapri, allah tungguin, kalau manusia mungkin kita bisa nyebutnya kesepian gt. tp allah gak mungkin kesepian tapi allah itu nungguin kayak orang kesepian.
saking kangenya sam kita coba, begitu kita da masa datang ke alloh gak bilang, giliran sekarang aja lo datang. allloh gak seperti itu, langsung alloh dekap, langsung allah ada apa hambaku. apakah kamu butuh sesuatu? apakah kamu mau diterima tobatnya? apakah kamu mau minta ampun? allah tanya kepada kita setiap malam. dicuekin lagi dicuekin lagi. datang allah kelangit dunia. mlaikat kasih tau ke dia supaya berdoa. tidak alllah yang langsung tahun ibvarata allah ngejapri kita. gak di read juga. setiap malam japri setiap malam gak di read. padahal onlinenya last seennya tuh per setiap jam bahkan setiap menit dia online terus, tapi yang allahnya gak di read ketimpa lagii. marah allah? tidak.
kalau alllah marah pasti kita sudah celaka dari dulu. karean kalau allah sudah marah maka perhatikanlah kaum2 sebelum kalian kata allah. perhatikannlah kaum2 sebelum kalian. atsamu atau tokoh2 sebelum kalian, firaun namrud dan seterusnya perhatikan kalau sudah marah. berati allah belum marah sama kita. tapi jangan sampai batasan waktu yang allah beri itu kita lewati itu bahaya karen kalau allah sudah menentukan waktunya gak bisa di tolak lagi sama kita.

0 Komentar